Kegiatan untuk Anak
- Kampanye Antisipasi Bahaya Tanah Longsor.
Mensosialisasikan kepada anak-anak dan masyarakat hal-hal yang penting untuk mereka perhatikan dan lakukan dalam rangka meminimalisir dampak buruk tanah longsor terhadap mereka dan anak-anak. Sosialisasi kepada masyarakat dengan cara memberikan leafleat yang didapat dari KEMENSOS RI yang berisi bagaimana cara mencintai lingkungan dan cara pencegahan tanah longsor, sedangkan sosialisasi kepada anak-anak dengan cara mendongeng bagaimana cara pencegahan tanah longsor dan hal-hal yang harus dilakukan dalam menyelamatkan diri ketika terjadi longsor.
- Permainan terstruktur (Play Structure)
Memberikan permainan terstruktur terhadap anak-anak pengungsi akibat bencana dalam rangka menjaga kestabilan kondisi psikis-sosial sehingga pertumbuhan anak-anak tersebut pada masa mendatang kondusif dan baik.
- Care Recreational
Menciptakan suasana ceria di lingkungan anak-anak sehingga tidak larut dalam kesedihan akibat bencana. Beberapa rekreasi yang diberikan antara lain:
i. Mendongeng
ii. Menggambar, mewarnai dan bernyanyi
iii. Olahraga mengelilingi kebun teh yang berujuan agar kondisi psikis anak dapat stabil kembali dan tidak trauma dengan bukit-bukit dan tanah.
- Pendidikan Informal
Memberikan layanan pendidikan terhadap anak-anak korban di Pondok Anak Ceria, dengan prioritas sebagai berikut:
i. Play Groups
Yaitu layanan pendidikan untuk anak-anak usia pra-sekolah (0-5 tahun)
ii. Pendidikan formal dan informal
Seperti pelajaran menulis, berhitung dan membaca bagi anak-anak yang sudah sekolah, pelajaran etika dan tata krama, karena selama 3 minggu ini mereka tidak sekolah dan mereka tidak mau lagi kembali ke Kampung Dewata
iii. Pengajaran Agama
Seperti pelajaran mengaji, etika, ibadah dan sebagainya sesuai dengan kepercayaan anak-anak yang diyakini.
- Sistem Rujukan
Merujuk anak-anak yang mengalami gangguan psikis berat (trauma, depresi, atau stress akut) kepada lembaga mental healing seperti rumah sakit, trauma centre, dan sejenisnya.
f. Outreach
Melalui laporan dari relawan dan masyarakat, menyelidiki anak yang tidak ikut di CC karena takut terpisah dari ortu/saudara, atau karena tidak diperbolehkan oleh ortu/saudara.
Subscribe
0 komentar:
Posting Komentar