Indonesia Kembali Di landa bencana !!!!!!

|0 komentar


Provinsi Jawa Barat dihadapkan pada banyaknya bencana yang terjadi akhir-akhir ini seperti bencana gempa bumi yang terjadi pada akhir tahun 2009, juga banjir yang terjadi pada awal 2010 karena debit hujan yang terus meninggi sehingga sungai citarum meluap dan beberapa sungai lainnya juga terkena dampaknya seperti tanggul jebol dan banyak lagi hal lainnya, namun bencana yang belakangan terjadi adalah bencana tanah longsor yang terjadi di Perkebunan teh Dewata. Perkebunan teh dewata terletak di Desa Tenjolaya Kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung. Perkebunan teh Dewata dikelilingi oleh beberapa hutan lindung dan gunung tilu, perkebunan teh Dewata telah mendapatkan penghargaan dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) sebagai perkebunan terbaik. Pada hari selasa tepatnya tanggal 23 februari 2010 pada pukul ± 08.00 terdengar suara gemuruh yang sangat keras jutaan kubik tanah dari gunung waringin turun (longsor) menghantam pabrik dan rumah warga. Tidak sedikit warga perkebunan teh Dewata meninggal akibat longsor yang terjadi pada hari itu tercatat 44 warga meninggal dunia, dimana 37 orang sudah ditemukan dan 7 orang masih belum ditemukan.




|0 komentar

Asesment awal Dilokasi Bencana Longsor Ciweday

|1 komentar

Ikan asin Dan jengkol enak juga bila dimakan bersama-sama

|0 komentar










Tidak disangka sepuluh anggota TRC pada doyan jengkol dan ikan asin......haaaa.....tapi apa boleh buat karena itulah makanan yang kita santap hampir tiap malam....dengan di dampingi pak Beni dan Bpk Agus dari Ditjen Yanrehsos...hidangan jengkol terasa nikmat sekali

Dengan menggunakan mobil Rescue TRC menjemput anak-anak agar mau bersekolah

|0 komentar





Konsolidasi kegiatan TRC Bersama Bpk. Beni Ditjen Yanrehsos

|0 komentar

Posko Tim Reaksi Cepat ( TRC ) Kementerian Sosial RI Di lokasi Longsor Ciweday

|0 komentar





|0 komentar

Pemberian bantuan Logistik serta alat tulis oleh TRC kementerian Sosial RI

|0 komentar

Humas TRC Sony Firmansyah sedang melaporkan kegiatan kepada Bpk. Dirjen Yanrehsos Kementerian Sosial RI

|0 komentar











Humas TRC Sony firmansyah Sedang melaporkan kegiatan selama hampir dua minggu di lokasi Longsor ciweday kepada Bpk. Dirjen Yanrehsos Kementerian Sosial RI, selain itu juga saudara sony sedang melakukan konsolidasi tentang kunjungan Bpk. Dirjen yanrehsos, dan komisi VIII DPR RI ke lokasi longsor ciweday

Kegiatan Psiko Sosial anak oleh TRC Kementerian Sosial RI

|0 komentar

Kegiatan untuk Anak

    1. Kampanye Antisipasi Bahaya Tanah Longsor.

Mensosialisasikan kepada anak-anak dan masyarakat hal-hal yang penting untuk mereka perhatikan dan lakukan dalam rangka meminimalisir dampak buruk tanah longsor terhadap mereka dan anak-anak. Sosialisasi kepada masyarakat dengan cara memberikan leafleat yang didapat dari KEMENSOS RI yang berisi bagaimana cara mencintai lingkungan dan cara pencegahan tanah longsor, sedangkan sosialisasi kepada anak-anak dengan cara mendongeng bagaimana cara pencegahan tanah longsor dan hal-hal yang harus dilakukan dalam menyelamatkan diri ketika terjadi longsor.

    1. Permainan terstruktur (Play Structure)

Memberikan permainan terstruktur terhadap anak-anak pengungsi akibat bencana dalam rangka menjaga kestabilan kondisi psikis-sosial sehingga pertumbuhan anak-anak tersebut pada masa mendatang kondusif dan baik.

    1. Care Recreational

Menciptakan suasana ceria di lingkungan anak-anak sehingga tidak larut dalam kesedihan akibat bencana. Beberapa rekreasi yang diberikan antara lain:

i. Mendongeng

ii. Menggambar, mewarnai dan bernyanyi

iii. Olahraga mengelilingi kebun teh yang berujuan agar kondisi psikis anak dapat stabil kembali dan tidak trauma dengan bukit-bukit dan tanah.

    1. Pendidikan Informal

Memberikan layanan pendidikan terhadap anak-anak korban di Pondok Anak Ceria, dengan prioritas sebagai berikut:

i. Play Groups

Yaitu layanan pendidikan untuk anak-anak usia pra-sekolah (0-5 tahun)

ii. Pendidikan formal dan informal

Seperti pelajaran menulis, berhitung dan membaca bagi anak-anak yang sudah sekolah, pelajaran etika dan tata krama, karena selama 3 minggu ini mereka tidak sekolah dan mereka tidak mau lagi kembali ke Kampung Dewata

iii. Pengajaran Agama

Seperti pelajaran mengaji, etika, ibadah dan sebagainya sesuai dengan kepercayaan anak-anak yang diyakini.

    1. Sistem Rujukan

Merujuk anak-anak yang mengalami gangguan psikis berat (trauma, depresi, atau stress akut) kepada lembaga mental healing seperti rumah sakit, trauma centre, dan sejenisnya.

f. Outreach

Melalui laporan dari relawan dan masyarakat, menyelidiki anak yang tidak ikut di CC karena takut terpisah dari ortu/saudara, atau karena tidak diperbolehkan oleh ortu/saudara.


Kegiatan Belajar Bersama Anak-anak Korban Longsor Ciweday di pondok Anak Ceria TRC Kementerian Sosial RI

|0 komentar

Kegiatan Bermain bersama anak

|0 komentar

Kunjungan Bpk. Dirjen Yanrehsos, Direktur Yanrehsos, serta Komisi VIII DPR RI Ke Lokasi Longsor Ciweday

|0 komentar


tanggal 18 Maret 2010 pukul 06.00 WIB kami Tim Reaksi Cepat Satuan Bhakti Pekerja Sosial (TRC Sakti Peksos) bersiap-siap menyambut kedatangan Bapak Dirjen Yanrehsos, Komisi VIII DPR RI dan Direktur Pelayanan Sosial Anak ke lokasi pengungsian Dewata korban longsor diDesa Tenjolaya Pasir Jambu Ciwidey Kabupaten Bandung yaitu G-5.

Kami anggota TRC yang berjumlah sepuluh (10) orang sesuai dengan Surat Tugas dari Direktur Pelayanan Sosial anak berada di lokasi pengungsian sejak tanggal 03 Maret 2010 melaksanakan tugas sebagai : Pendampingan (Advokasi Sosial) sekaligus melakukan pendataan terhadap anak-anak yang menjadi pengungsi, Pendampingan Psikososial kepada anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus (specifik), Pemetaan dan manajemen pengungsian dalam pemenuhan kebutuhan sosial dasar anak yang menjadi pengungsi dalam rangka memberikan kepentingan terbaik bagi anak-anak di lokasi pengungsian dan melakukan identifikasi kebutuhan, menghimpun dan mendistribusikan bantuan untuk anak, balita, ibu menyusui dan lanjut usia. Selain itu juga kami anggota TRC melakukan penjangkauan dan mengirimkan bantuan permakanan ke Daerah yang terisolir yaitu Desa Karang Tengah dan Gunung Maud dengan berjalan kaki yang jarak tempuhnya memakan waktu 3 jam perjalanan,

Di lanjutkan dengan sambutan dari Komisi VIII DPR RI yang juga sangat senang dapat berkunjung dan dapat melihat anak-anak kembali ceria. Selanjutnya ini dia yang ditunggu-tunggu sambutan dari Dirjen Yanrehsos Bapak Makmur Sunusi, P.hD “ terimakasih untuk semuanya… terutama untuk teman-teman kami TRC yang telah menyanggupi untuk melaksanakan tugas pendampingan psikososial kepada anak-anak, semoga kedepannya anak-anak dapat bersekolah dan belajar seperti biasanya, tetap ceria dan menjadi anak-anak yang pintar, selalu tegar dan jangan menyerah”, untuk anggota TRC Bapak sangat senang dan bangga dengan kinerja yang dilakukan, meskipun jarak tempuh sangat jauh dan tidak ada komunikasi. Kemudian beliau menyerahkan secara simbolis bantuan familly support kepada anak-anak Dewata yang jumlahnya Rp.15.000.000,- untuk 60 (enam puluh) anak yang terdaftar mengikuti kegiatan psikososial (Rp.250.000,-/anak), penyerahan bantuan psikososial kids kerjasama program kemensos RI dengan Unicef dan bantuan sembako untuk lanjut usia, dilanjutkan dengan berfoto bersama-sama dengan anak-anak pengungsi, anggota TRC dan yang lainnya. Kemudian beliau beserta jajarannya berangkat menuju Lokasi Tanah Longsor yang jarak tempuhnya masih 8 KM dari pengungsian, kebetulan baru ditemukan lagi 1(satu) mayat perempuan di dekat pabrik teh Dewata dan selanjutnya rombongan dari Yanrehsos kembali berangkat menuju Hotel Arjuna Ciumbuleuit Kota Bandung.